Nama : Koperasi Simpan Pinjam Syariah Baitul Maal Wat Tamwil Al Ikhlas
Alamat : Jl. Prof. Dr. Herman Johanes 103 E Sagan Yogyakarta
Berdiri : 1 Februari 1995
Badan Hukum : 150/BH/KWK-12/IV/1997
NPWP : 02.104.363.3-541.000
TDP : 120526500140
SIUP : 238/12-05/PK/X/2001
HO : 0398/0340.UH/2007
Telepon : (0274) 588216, (0274) 580992
Faksimil : (0274) 558216
Keputusan Gubernur DIY nomor 03/PAD/KPTS/VI/2003 tentang perubahan Anggaran Dasar dengan penekanan pada perubahan wilayah kerja tingkat kabupaten/kotamadya menjadi propinsi yang disahkan pada tanggal 19 April 1997.
Keputusan Meneg. Koperasi dan UKM nomor 83/PAD/MENEG.I/VI/2006 tentang perubahan Anggaran Dasar dengan penekanan, pertama pada perubahan jenis usaha dari Koperasi Serba Usaha menjadi Koperasi Simpan Pinjam Syariah, dan kedua perubahan wilayah kerja dari tingkat propinsi menjadi tingkat nasional yang disahkan pada tanggal 19 Juni 2006.
Berdasarkan hasil Sertifikasi Kesehatan yang dilakukan Unit Simpan Pinjam Dinas Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta memberikan penilaian mulai tahun buku 2000, 2001, 2002, 2003 dengan standar nilai cukup sehat dan pada tahun buku 2004, 2005, 2006, 2007, 2008, 2009 dengan standar nilai sehat.
SEJARAH BERDIRI
BMT Al Ikhlas adalah suatu lembaga keuangan syariah dengan sistem pengelolaan berdasarkan pada prinsip-prinsip syariah Islam. Ide untuk mendirikan BMT ini muncul setelah adanya pendidikan dan pelatihan (diklat) Manajemen Zakat dan Ekonomi Syariah (MZES) angkatan ketiga yang diadakan oleh Dompet Dhuafa Republika pada awal November 1994 yang dihadiri oleh Sumiyanto. Kepahaman akan sistem syariah dan tuntutan keadaan pada waktu itu membuat beliau mulai berfikir untuk merealisasikan semua ide yang baru sampai pada tahap pemikiran saja.
Melalui pemikiran dan perencanaan yang matang pada tanggal 1 Februari 1995 didirikanlah BMT Al Ikhlas oleh tim Yayasan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Umat (YP2SU). Tim YP2SU dengan beranggotakan empat orang yaitu Arief Budiman, Eko Novianto, Sumiyanto dan Abdul Aziz inilah yang selanjutnya menjadi pendiri dan pengurus BMT Al Ikhlas.
Pada awalnya BMT Al Ikhlas hanya mempunyai modal sebanyak Rp 500.000,- dan ditambah dana dari Dompet Dhuafa Republika sebesar Rp 1.000.000,- serta seperangkat alat komputer. Dengan memilih segmentasi mahasiswa maka BMT Al Ikhlas berlokasi di Pogung Baru Blok A-17 Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta karena ingin memberikan pelayanan yang lebih baik bagi mitra kerjasama potensial para mahasiswa.
Pada bulan April 1995 BMT Al Ikhlas mulai menginduk pada Dompet Dhuafa Republika lewat Forum Ekonomi Syariah Yogyakarta (FESY). Kemudian pada tanggal 21 April 1995 beserta 19 BMT termasuk BMT Al Ikhlas diresmikan secara kolektif oleh Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie yang disponsori oleh Asosiasi BPR Syariah Indonesia, Dompet Dhuafa Republika, dan Forum Ekonomi Syariah Yogyakarta.
Tujuh bulan setelah beroperasi, pada bulan September 1995, setelah mengadakan studi kelayakan akhirnya BMT Al Ikhlas pindah ke Sagan tepatnya di Jl. Prof. Dr. Herman Johanes No. 103 E Yogyakarta. Berbeda dengan lokasi sebelumnya, kawasan ini terhitung di tengah kota dengan fasillitas yang cukup layak. Sebagai suatu bentuk peningkatan pelayanan BMT Al Ikhlas menyediakan fasilitas ATM yang diartikan sebagai Anjungan Tunai Marketing. Dengan fasilitas ATM ini maka mitra BMT Al Ikhlas akan dilayani tidak hanya dikantor pelayanan saja tapi juga berupa kunjungan kerumah-rumah mitra untuk melakukan transaksi yang dibutuhkan.
Dimasa-masa krisis pada tahun 1997 sampai 1999, BMT Al Ikhlas berupaya untuk menjaga eksistensinya sehingga terbukti setelah berhasil menghadapi krisis maka mulai tahun 2000 direncanakan untuk memperluas jangkauan pelayanan dengan membuka kantor cabang. Berdasarkan hasil analisis studi kelayakan bisnis pada tahun 2004 pembukaan kantor cabang baru dapat direalisasikan dengan membuka kantor cabang Sleman dan Klaten. Selanjutnya berurutan pada tahun 2005 dibuka kantor cabang Bantul dan Godean, pada tahun 2006 dibuka kantor cabang Kalasan, dan pada tahun 2007 dibuka kantor cabang Kebumen.
Pada usia yang kelimabelas BMT Al Ikhlas telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dan didukung dengan teknologi informasi yang memungkinkan untuk pelayanan online disemua kantor cabang sehingga mitra dapat bertransaksi disemua kantor layanan. Dengan mengutamakan pelayanan prima untuk mitra maka BMT Al Ikhlas akan selalu melangkah kedepan untuk ikut serta memajukan kesejahteraan umat.
PENGURUS DAN PENGELOLA
Pengurus
Ketua : H. Ahmad Sumiyanto, SE, MSI
Bendahara : Ir. Arief Budiono
Sekretaris : Agus Wibowo, A.Md
Dewan Pengawas
Ketua : Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, Lc, MA
Anggota : Ahmad Khudori, Lc
Manajemen Pengelola
Direktur Utama : Suryanti, S.Ag
Direktur : Eko Setiawan Nugroho, SE
FILOSOFI LOGO
Lingkaran Bulat warna hitam pekat
Lingkaran bulat simbol bumi sebagai tempat manusia hidup dan mengemban tanggung jawab sebagai khalifah fil ardhi memakmurkan bumi .
Warna hitam.
Warna hitam simbol ketegasan dan kekuatan untuk senantiasa menjaga dan menegakkan syari’ah-Nya.
Huruf Alif dan Lam Alif.
Huruf Alif dan Lam Alif mengandung makna kema’rifahan yang mendasari setiap amalan-amalan yang ditunaikan manusia yang mewujud pada nilai keikhlasan dan keridloan Allah SWT yang mejadi tujuan utama.
Warna kuning Emas.
Kuning adalah, harta yang bersumber dari logam/emas atau sumber-sumber yang dihasilkan dalam bumi. Manusia mempunyai kewajiban mengelola, mencari dan memanfaatkan harta-harta dimuka bumi ini untuk kemanfaatan dan kesejahteraan kehidupan di muka ini.
Garis Melingkar Kuning Emas
Garis Melingkar Kuning Emas lambang kejayaan dan kemakmuran bagi manusia yang setia menjalankan amanat-Nya di muka bumi.
Baca selengkapnya BMT AL IKHLAS: Profil
Aman, Adil dan Menguntungkan
Humas BMT Al Ikhlas 2011. Diberdayakan oleh Blogger.
Langganan:
Postingan (Atom)
Tentang Kami
- Kantor Pusat
- Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
- Jl. Prof. Herman Yohanes 103 E Yogyakarta, Telp. (0274) 588216, 580992
Posting Popular
Arsip
- Februari (8)
Labels
- kontak kami (1)
- produk (2)
- profil (5)